Mataram, PusaranBerita.com
Skandal Perselingkuhan dilakukan Nadirah Ramayanti istri Sahnya Marga Harun anggota DPRD NTB. Menjalin hubungan terlarang dengan Bupati Dompu Bambang Firdaus, eskalasinya meningkat jadi perhatian masyarakat luas.
Kuasa hukum Marga Harun Prof. Zainal Asikin lantang mengungkap fakta terjadinya tindakan amoral tersebut. Ia Menunjukan dokumen (bukti) berupa komunikasi Watsaap yang intens. Percakapan tidak pantas (senonoh) dilakukan istri kliennya dengan Bambang Firdaus.
Penghianatan dilakukan Nadirah Ramayanti anggota Polwan Polda NTB terhadap suaminya Marga Harun. Merupakan salah satu dari banyaknya kisah epik akan beracunnya tipu daya. Terjadi dijaman sekarang, Masa akan datang serta menimpa kaum terdahulu.
“Untuk diambil hikmah serta pelajaran bagi kaum yang berpikir (berakal)”.
Terkuak dan viralnya perselingkuhan menyeret Bupati Bambang Firdaus, didahului serangan kejutan diluncurkan akun Raja Pesisir. Ditulis dan diunggah di laman Facebooknya dua Minggu lalu. Kemudian tayang pertama kali pada pemberitaan media online DetikNTB.
Sebagai sahabatnya Marga Harun, perlawanan yang dikumandangkan Raja Pesisir bersama kawan Marga yang lain. Merupakan tindakan yang wajar dan sah. Kegeraman yang muncul tiba tiba, merupakan intisari dari Ikatan Persaudaraan. “Yang tidak Sudi dan rela, melihat kehormatan rumah tangga Sahabatnya Marga Harun, di injak injak oleh pihak lain”.
Perasaan senasib dan sepenanggungan tersebut, dalam dunia militer disebut Jiwa Korsa (Espirit de Corps).
Pun Amarah yang keluar dalam diri Marga Harun semakin membara. Siapapun akan merasakan yang sama bahkan lebih dari itu, manakala kehormatannya sebagai suami diacak acak.
Eskalasi meningkat manakala ayah kandung Marga Harun (Pak Sirajudin) adalah Wakil Bupati Dompu mendampingi Bupati Bambang.
Kedua pemimpin (Bambang Firdaus dan Sirajudin) awalnya Memiliki kedekatan emosional yang dalam, saat berjuang bersama di Pilkada 2024 silam. “Merebut Tongkat Komando Bumi Nggahi Rawi Pahu”.
Secara pribadi penulis merasakan nyeri tikaman dialami (Marga Harun) yang diacak acak harkat dan martabatnya.
Catatan: Hikmah dibalik Sepenggal Kisah !!!
Misteri keluarga kecil sekian tahun diselimuti energi gelap, akhirnya terkuak dan terbongkar. Semata mata atas hidayah dan pertolongan ALLAH SWT (Dzat yang Maha Besar). Bisikan Qolbu pada malam Jumat (malam lahir) saat menyendiri di Makam (Pusara) Almarhumah Ibu akhir September atau awal Oktober 2023 silam. Menjadi cahaya untuk memasuki labirin gelap, dipenuhi perangkap dan jebakan.
“Bisikin yang diperoleh seorang hamba bersumber dari Raab PenciptaNya (Dzat yang Maha Goib)”. Menjadi pijakan untuk merunut dan merangkai potongan potongan Pazle yang tercecer.
Terkuaknya kisah perih tersebut, menjadi simbol perlawanan. Berdekatan dengan dimulainya Serangan Pendadakan dilancarkan Brigade Izzuddin Al-Qassam (Hamas) pada Zionis Israel Oktober 2023 silam. Dengan sandi “Badai Al Aqsa”.
Karena tidak memiliki bukti atas tudingan perselingkuhan yang dialamatkan pada zulkieflimansyah Eks gubernur NTB. Akhir Agustus 2024, Pengadilan Negeri Mataram menjatuhkan hukuman Delapan (8) Bulan Penjara. Mendekam di Lapas Khuripan Kelas II A Lobar. Dakwaan Fitnah dan ITE yang dilaporkan oleh zulkieflimansyah bersama adik kandungnya Dewi Noviany Eks Wakil Bupati Sumbawa.
Dengan Kepala tegak dan Kesatria, penulis menerima dan menjalani hukuman sebagai bentuk perlawanan dalam mempertahankan Marwah dan harga diri seorang suami. Beragam rintangan, termasuk ocehan, cercaan dan label gila (tidak waras) sengaja disematkan oleh kubu zulkieflimansyah, sedikitpun tidak menciutkan bara perlawanan.
Pada kisahku, ALLAH SWT menunjukan Kemaha BesaranNya sekaligus membuktikan Kebenaran mutlak akan firman suciNya dalam kitab suci Al-Qur’an. Yakni Dahsyatnya tipu daya wanita., Ashabul Kahfi dan Lailatul Qadar.
Sekitar satu bulan setelah keluar penjara (masuk 28 Agustus dan bebas bln April 2025). ALLAH SWT menunjukan kengerian Tipu daya.
Kasus Pembunuhan menimpa Almarhum Brigadir Esco anggota Intelkam Polres Lombok Barat yang tewas ditangan istrinya sendiri yang juga anggota Polisi. Pembunuhan dilakukan Oknum Polwan Polres Lombok pada misi menghabisi suaminya, juga melibatkan tersangka lain. Kasus viral mengguncang Bumi Sasak 2025 lalu, hingga kini masih berjalan di Pengadilan.
Menyusul kasus yang lebih menggegerkan,. Yakni pembunuhan menimpa Almarhum anggota Propam Polda NTB. Yang tewas ditangan dua atasannya (Perwira) Propam Polda, terjadi di sebuah vila di Gili Trawangan.
Tidak lain disebabkan dahsyatnya tipu daya dari wanita Panggilan. Jasad korban mengambang dikolam renang. (Kolam itu berisi Airrrrrrr). (Bersambung)
Mataram, Jumat, 20 Maret 2026 !!!
Oleh: Joni Junaidin (Pimpinan Redaksi)












